Teknik Terbaru Budidaya Menanam Semangka Agar Berbuah Manis dan Melimpah

Zofaytexaw.com –┬áBagaimana cara budidayan menanam semangka agar berbuah manis dan melimapah? seperti di lansir dari caratanam.com, berikut bagaiman cara praktis budidaya semangka agar bisa menghasilkan buah yang sangat melimpah.

Langkah-langkah Budidaya Semangka
Tanaman semangka sangat cocok untuk lingkungan yang memiliki curah hujan sekitar 40 sampai 50 mm setiap bulannya. Selain itu buah semangka akan berkembang dengan baik bila ditanam di daerah dengan suhu sekitar 25 derajat celcius ketika siang hari. Selain itu daerah yang cocok untuk budidaya semangka adalah daerah yang kering dan cenderung miskin dengan uap air.

Tanaman semangka cocok ditanam pada lahan yang tidak ada naungannya atau lahan terbuka yang terkena sinar matahari secara langsung. Karena kurangnya tanaman semangka akan berpengaruh terhadap perkembangan tanaman semangka. Selain itu kurangnya suply sinar matahari akan membuat proses pemanenan terhambat karena semangka membutuhkan waktu yang lama untuk matang sempurna.

Sedangkan kondisi tanah atau lahan tanaman semangka cocok untuk daerah yang gembur memiliki unsur hara yang tinggi. pH tanah tanaman semangka cocok pada kisaran 6 sampai 6,7. Jika kondisi tanah belum memenuhi kriteria tersebut sebaiknya dilakukan proses pengapuran sampai pH tanah sesuai.

Pengolahan Lahan Tanam
Sebelum memindahkan bibit semangka pada lahan tanam terlebih dahulu dilakukan pembersihan media tanam. Usahakan agar lahan yang ditanami semangka bebas dari pengganggu seperti tanaman gulma, batu-batuan dan tanaman liar yang lain. Setelah lahan bersih baru buat bedengan supaya air yang ada di dalam tanah bisa mudah untuk dialirkan. Tanaman semangka tidak terlalu menyukai lahan basah sehingga kamu perlu menjaga lahan agar tetap kering.

Untuk mendapat hasil yang maksimal usahakan kamu menambah unsur hara pada lahan yang akan digunakan untuk menanam. Kamu bisa menggunakan pupuk organik atau pupuk kandang sebelum dilakukan proses penanaman. Bila kandungan unsur hara pada lahan sudah cukup kamu bisa mulai proses penanaman semangka.

Baca Juga :  Daftar Film Bioskop Indonesia Terbaru 2018

Langkah selanjutnya adalah dengan membuat lubang tanam pada bedengan dengan ukuran 30 cm x 30 cm x 30 cm sedang untuk ke dalaman lubang tanam sampai 8 sampai 10 cm. Lubang tanam ini sebaiknya dibuat seminggu sebelum proses penanaman. Agar tanaman bisa tumbuh dengan baik kamu bisa menambahkan pupuk dengan komposisi 4 kg, pupuk DS 28 gr, pupuk ZK 20 gr, serta pupuk ZA 15 gr.

Benih Semangka
Tentu kamu harus menggunakan bibit yang bagus dan jenis bibit semangka yang bagus untuk dibudidayakan adalah dari jenis semangka hibrida impor. Jenis bibit tersebut memiliki dua tipe yakni tripoid dan haploid. Jenis benis triploid biasanya memiliki ciri cangkang biji semangka cukup keras sehingga perlu di renggangkan karena cangkangnya. Sedangkan untuk jenis benih semangka haploid cukup mudah dibudidayakan karena cangkang bijinya tidak sekeras triploid.

Bila jenis bibit sudah dipilih selanjutnya adalah proses perendaman biji semangka. Setelah biji direnggangkan langsung direndam di dalam air dengan campuran air hangat, hormon tumbuh, bakterisida dan fungsida. Biji direndam sekitar 30 menit saja kemudian biji tersebut diangkat dan ditiriskan sampai kering. Biji semangka telah siap untuk dicambahkan dan ditanam. Biasa bibit yang sudah disemaikan bisa dipindahkan ke lahan tanam ketika telah berusia sekitar 4 minggu.

Cara Menanam Semangka
Bila bibit yang disemai sudah berusia sekitar 4 minggu maka saatnya untuk memindahkan tanaman tersebut ke lahan tanam yang telah dipersiapkan sebelumnya. Sebelum bibit dipindahkan ke dalam bedengan sebaiknya lahan disiram air sampai meresap ke dalam tanah agar tanah lebih gembur dan untuk menjaga kelebaban lahan. Setelah itu baru bibit semangka ditanam pada lubang yang telah dipersiapkan sebelumnya kemudian tutup kebali lubang tersebut dengan tanah tipis sampai ujung pangkal bibit semangka.

Baca Juga :  10 Fakta Unik Tentang Nissa Sabyan, Vokalis Cantik Grup Gambus

Pemeliharaan Tanaman Semangka
Lakukan penyiraman rutin setiap hari pagi dan sore terutama ketika musim kemarau. Kelembaban lahan tanam harus selalu diperhatikan agar tanaman bisa tumbuh maksimal.

Selain penyiraman rutin perlu juga melakukan penyiangan untuk membersihkan lahan dari tanaman gulma atau rumput penganggu agar tidak mengambil kandungan unsur hara pada lahan tanam. Sehingga kebutuhan tanaman semangka bisa terpenuhi dengan baik.

Untuk menjaga kandungan unsur hara pada tanaman perlu diberikan pupuk NPK atau pupuk kandang yang dipermentasikan. Sebarkan pupuk tersebut pada lahan di sekitar tanaman semangka dengan jara dari lubang tanam lebih dari 10 cm.

Panen Semangka
Semangka yang telah siap dipanen biasanya memiliki ciri-ciri daun buah sudah mulai layu, serta bila dipukul berbunyi puk (suara berat). Semangka bisa dipanen setiap hari, jumlah buah yang dipanen bisa disesuaikan dengan permintaan pasar agar kondisi buah tetap terjaga. Untuk memanennya kamu bisa menggunakan gunting atau pisau untuk memotong bagian tangkai sekitar 3-5 cm dari pangkal buah.

Incoming search terms:

Tags: #buah semangka #budidaya semangka #cara budidaya buah semangka untuk hasil yang melimpah #cara budidaya semangka #cara membuat bibit semangka #cara menanam #cara menanam biji semangka #cara menanam biji semangka kuning #cara menanam buah semangka dalam polybag #cara menanam pohon semangka #cara menanam semangka #cara menanam semangka dalam polybag #cara menanam semangka di musim hujan #cara menanam semangka inul #cara menanam semangka kuning #cara menanam semangka non biji #cara menanam semangka yang baik #cara merawat semangka agar buahnya besar #cara pemupukan semangka #semangka

Leave a reply "Teknik Terbaru Budidaya Menanam Semangka Agar Berbuah Manis dan Melimpah"

Author: 
    author